Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Boni Hargens Apresiasi Langkah Cepat Kapolri Listyo Sigit Tangani Gempa NTT
Advertisement . Scroll to see content

HUT Kemerdekaan, Infrastruktur Jalan di Matim NTT Dibiarkan Belum Merdeka

Rabu, 17 Agustus 2022 | 20:43 WIB
  • author Iren Leleng
HUT Kemerdekaan, Infrastruktur Jalan di Matim NTT Dibiarkan Belum Merdeka
Warga bergotong royong memperbaiki jalan yang licin dan berlumpur dengan menggunakan dedak padi, Rabu (17/08/2022). Foto: iNewsFlores.id/Iren Leleng

Borong, iNewsFlores.id - Ditengah perayaan Hari Ulang Rahun (HUT) Kemerdekaan RI, ternyata kondisi jalan dari  simpang Watu Cie menuju Desa Gurung Turi Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah bertahun-tahun rusak parah alias belum merdeka. Hingga kini pun jalan tersebut belum juga diperbaiki pemerintah daerah.

Pantauan tim iNews, pada Rabu (17/08/2022), di beberapa titik mengalami kerusakan parah, yaitu di sekitar pekuburan umum di Kelurahan Nggalak Leleng, di Kampung Cekalikang. Kemudian di seputaran SDI Watu Kaur Kelurahan Bangka Leleng, di sekitar lokasi pekuburan umum Ndueng, di bagian Utara dan Barat Kampung Ndueng Desa Persiapan Compang Nengker.

Dampaknya, kondisi jalan rusak itu, sangat sulit untuk dilalui apalagi pada musim hujan.

Ketika dikonfirmasi saat merayakan HUT Kemerdekaan RI, warga sekitar berinisial PL, mengaku kondisi jalan yang sangat buruk tersebut sudah berlangsung belasan tahun. Hingga saat ini belum ada kepastian dari Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk memperbaiki ruas jalan yang berjarak kurang lebih 7 kilometer dari ibu kota Kecamatan Lamba Leda Selatan.

Lanjutnya, ruas jalan Watu Cie-Gurung Turi kurang lebih 5 km. Lapen pertama kali pada masa awal kepemimpinan Bupati Chris Rotok. 

Lalu pada pada masa jabatan Bupati Yosep Tote, dikerjakan kurang lebih 1 km berlokasi di sebelah Utara kampung Ndueng dan dibantu dengan menggunakan dana desa.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk mengalokasikan dana untuk perbaikan ruas jalan tersebut.

“Saya sebagai warga Desa Gurung Turi meminta pemerintah secepatnya untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Kita disini seperti belum merdeka. Kerusakan tersebut sudah berlangsung lama, bahkan belasan tahun lamanya,” katanya.

Editor: Yoseph Mario Antognoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut