Logo Network
Network

63 Personel Anggota Polres Mabar yang Ajukan Izin Pegang Senjata Api Ikuti Tes

Siprianus Robi
.
Jum'at, 24 November 2023 | 17:24 WIB
63 Personel Anggota Polres Mabar yang Ajukan Izin Pegang Senjata Api Ikuti Tes
Sebanyak 63 Personil Polres Manggarai Barat saat melakukan tes psikologi calon pemegang senpi, Kami (23/11/2023). Foto: iNewsFlores.id/ Humas Polres Mabar.

Labuan Bajo, iNewsFlores.id- Sebanyak 63 personil Polres Manggarai Barat maupun Polsek yang telah mengajukan ijin pegang senjata api mengikuti kegiatan tes psikologi calon pemegang senjata api yang di inisiasi oleh Bagian Psikologi Biro Sumber Daya Manusia Polda NTT, Kamis (23/11/2023).

Kapolres Mabar, AKBP Ari Satmoko, melalui Kabag SDM, AKP Hajairin mengatakan ujian atau tes ini merupakan kewajiban bagi anggota Polri yang telah mengajukan izin pemegang senjata api.

"Ujian atau tes ini merupakan kewajiban bagi anggota Polri yang ingin atau telah mengajukan izin pemegang senjata api. Disamping itu, tes ini menjadi penilaian apakah seorang polisi memenuhi syarat atau tidak," AKP Hajairin dalam keterangan tertulis yang diterima iNewsFlores.id, Jumat (24/11/2023).

AKP Hajairin menyebut kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon pemegang senjata api organik Polri tersebut memiliki kualifikasi psikologis yang sesuai dan memadai sebagai seorang anggota kepolisian.

"Memegang senjata api adalah tanggung jawab besar yang mengharuskan pemegangnya memiliki kestabilan emosi, kecermatan, serta komitmen yang tinggi terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkapnya.

Kata dia, tes ini juga merupakan syarat mutlak bagi calon pemegang senjata api dan merupakan seleksi kelayakan bagi mereka. Tes ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyalahgunaan senjata api akibat tidak stabilnya mental dan emosi yang bersangkutan.

"Nantinya juga akan ada pengawasan dari atasan dan kontrol kepada anggota, karena senjata api selain membantu pelaksanaan tugas, juga rawan disalahgunakan," ujar perwira berpangkat ajun komisaris polisi itu.

Dengan tes itu juga diharapkan diketahui kondisi psikologis anggota Polri sehingga dapat dipertimbangkan kelayakannya memegang bedil atau pistol maupun senjata api Laras panjang.

"Jika hasil dari tes psikologi seorang anggota polisi mempunyai hasil bagus maka yang bersangkutan akan direkomendasikan untuk memegang senjata api," pungkasnya.

Editor : Yoseph Mario Antognoni

Follow Berita iNews Flores di Google News

Bagikan Artikel Ini