Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Akses Pendidikan Darurat: Siswa SMPN 02 Ulas Welak Menantang Sungai Tanpa Jembatan
Advertisement . Scroll to see content

Anak-anak Kepulauan Kini Bisa Sekolah Dekat Rumah, SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Resmi Dibuka

Senin, 29 Juni 2026 | 09:32 WIB
  • author Yoseph Mario Antognoni
Anak-anak Kepulauan Kini Bisa Sekolah Dekat Rumah, SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng Resmi Dibuka
Warga yang peduli dengan pendidikan kembali membagikan bantuan ke pihak sekolah SMP 7 Tangkai Boleng untuk membantu siswa-siswi di Pulau Boleng yang minim fasilitas. Foto: iNewsFlores.id/Mario

MANGGARAI BARAT, iNewsFlores.id - Kabar menggembirakan datang dari wilayah kepulauan Kecamatan Komodo. Setelah bertahun-tahun anak-anak harus menyeberangi laut bahkan pergi ke Labuan Bajo demi melanjutkan pendidikan, kini harapan itu hadir lebih dekat.

SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng resmi membuka pendaftaran siswa baru untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah yang dibangun di bawah naungan Yayasan Tujuh Tangkai Pulau Boleng itu kini telah mencapai sekitar 85 persen pembangunan dan ditargetkan siap digunakan dalam waktu dekat.

Kehadiran sekolah ini menjadi angin segar bagi masyarakat sembilan dusun di kawasan Teluk Boleng hingga Pontianak, yang selama ini menghadapi berbagai kendala untuk mengakses pendidikan jenjang SMP.

Selama bertahun-tahun, tidak sedikit anak yang terpaksa menempuh perjalanan laut menuju Labuan Bajo, bahkan ada yang akhirnya mengurungkan niat melanjutkan sekolah karena keterbatasan biaya transportasi dan jarak.

Kini, harapan baru itu hadir tepat di kampung halaman mereka.

Akhir pekan lalu, sekolah tersebut mendapat kunjungan dari Matheus Siagian bersama keluarga besar Saroha Batak Labuan Bajo. Hadir pula Kepala PAUD/TK Bajo Kiddy, Wiwin Windarti, bersama sejumlah tokoh masyarakat yang memberikan dukungan nyata bagi pembangunan sekolah.

Dalam kunjungan itu, rombongan menyerahkan bantuan berupa alat tulis, perlengkapan belajar, dan kebutuhan pendidikan lainnya. Tak hanya itu, mereka juga berhasil menghimpun dana tambahan yang akan digunakan untuk menyelesaikan pemasangan keramik pada dua ruang kelas beserta biaya material dan tenaga kerja.

Matheus Siagian mengatakan, pembangunan sekolah ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi sedang membangun masa depan generasi Pulau Boleng.

"Kalau sekolah hadir dekat dengan masyarakat, maka semakin kecil kemungkinan anak-anak putus sekolah. Ini bukan hanya tentang bangunan, tetapi tentang masa depan generasi Pulau Boleng," ujarnya.

Pihak sekolah menegaskan, SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng hadir sebagai tempat anak-anak kepulauan meraih cita-cita tanpa harus meninggalkan keluarga.

"Jarak boleh memisahkan kita dari kota besar, tetapi lautan bukanlah pembatas untuk mimpi anak-anak kita. Kami ingin menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan ramah anak tepat di halaman rumah mereka sendiri," ujar Kepala Sekolah.

Lebih menarik lagi, sekolah ini tengah mempersiapkan kerja sama pendidikan dengan sekolah internasional di Singapura. Program tersebut diharapkan membuka wawasan global sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa Pulau Boleng.

Sementara itu, pada pekan ini organisasi Kitabisa dijadwalkan menyalurkan bantuan tahap akhir guna menuntaskan pembangunan sekolah hingga 100 persen.

Pendaftaran Siswa Baru Dibuka

Pihak sekolah mengajak seluruh masyarakat Pulau Boleng dan wilayah sekitarnya untuk segera mendaftarkan putra-putri mereka di SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng.

Informasi dan pendaftaran:

Abdul Karim: 0812-3712-9588

Mahendra: 0812-4221-1670

Mari Wujudkan Mimpi Anak-Anak Pulau Boleng

Bagi masyarakat, alumni, perantau, maupun para dermawan yang ingin ikut menyelesaikan pembangunan SMP Tujuh Tangkai Pulau Boleng, bantuan dapat disalurkan melalui penggalangan dana resmi Kitabisa pada tautan berikut:

https://kitabisa.com/campaign/hidupkanmimpianakboleng

Setiap donasi yang diberikan akan menjadi bagian dari perjuangan menghadirkan pendidikan yang layak bagi anak-anak kepulauan. Bersama, kita bisa memastikan tidak ada lagi anak Pulau Boleng yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan akses.

Editor: Yoseph Mario Antognoni

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut