Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Boni Hargens Apresiasi Langkah Cepat Kapolri Listyo Sigit Tangani Gempa NTT
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Pilu Pasutri di Manggarai Timur Rawat Anak Cacat di Gubuk Reyot

Senin, 29 Januari 2024 | 14:42 WIB
  • author Iren Leleng
Kisah Pilu Pasutri di Manggarai Timur Rawat Anak Cacat di Gubuk Reyot
Kisah pilu dialami pasangan suami istri (pasutri) Umar Sase (40) dan Farida (40), asal Kampung Parepa, Desa Nampar Sepang, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bertahun-tahun hidup di gubuk reyot. Foto: Iren

Farida yang bekerja sebagai petani mengaku, ia dan suami sehari-hari tidak bisa konsentrasi bekerja dengan normal. 

Sementara, Umar ayah kandung Ridwan, mengaku jika ia pernah menghantar anaknya untuk konsultasi ke dokter.

”Saya dan istri hanya bisa sekedar konsultasi sakit Ridwan ke dokter, karena kalau berharap tentang ekonomi, kami hanya hidup pas-pasan saja. Kalau di bilang hanya untuk bisa mencukupi makan, dan minum.”

Umar mengatakan saat konsultasi, dokter menyarankan agar mengurus BPJS Kesehatan Mandiri, karena kemungkinan sakit yang diderita Ridwan gejala syaraf.

Umar menceritakan bahwa, aktivitas keseharian Ridwan untuk bepergian hanya menggunakan gerobak kayu. “Kami hanya memanfaatkan gerobak kayu, kalau anak kami mau keluar. Semoga ada yang bantu keadaan kami sekarang,” pintah Umar.

 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut