get app
inews
Aa Text
Read Next : Tragedi KM Putri Sakinah: Dipastikan Jenasah yang Ditemukan adalah Pelatih Valencia

BREAKING NEWS Tim SAR Temukan Bule Tewas di Laut Diduga Pelatih Valencia, Operasi Lanjut 3 Hari Lagi

Minggu, 04 Januari 2026 | 11:45 WIB
header img
Tim Basarnas gabungan saat melakukan operasi pencarian korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah, Minggu (04/1/2026). (Foto: iNewsFlores.id/Istimewa)

LABUHAN BAJO, iNewsFlores.id — Operasi pencarian korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah kembali menunjukkan perkembangan signifikan. Pada hari pencarian ke-10, Minggu (4/1/2026), Tim SAR Gabungan kembali menemukan satu jenazah yang diduga merupakan warga negara asing (WNA) asal Spanyol.

Jenazah tersebut diduga kuat adalah Martin Carreras Fernando, pelatih klub Valencia CF Femenino B, yang sebelumnya dinyatakan hilang bersama anak-anaknya.

Jenazah ditemukan mengapung di perairan Taman Nasional Komodo, tepatnya di antara Pulau Serau dan Pulau Rinca, sekitar pukul 08.47–08.48 WITA. Berdasarkan data Tim SAR Gabungan, lokasi penemuan berada pada koordinat 8°36'32.58"S – 119°36'32.22"E, atau sekitar 1,13 nautical mile dari lokasi kejadian kapal tenggelam (LKK).

Penemuan tersebut dilakukan oleh Tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolairud Polda NTT saat melaksanakan penyisiran lanjutan di wilayah perairan selatan Labuan Bajo. Setelah ditemukan, jenazah segera dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju Kapal Negara KN SAR Puntadewa, sebelum dibawa ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo untuk menjalani proses identifikasi medis dan forensik oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat di RSUD Komodo.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan pencarian hari ke-10 difokuskan pada penyisiran pulau-pulau terdekat, penurunan sonar, serta operasi penyelaman intensif.

“Tim SAR Gabungan hari ini melaksanakan pencarian terhadap tiga WNA Spanyol yang memasuki hari ke-10 dengan melakukan penyisiran di pulau-pulau sekitar, penurunan sonar, serta penyelaman,” ujar Fathur.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Basarnas belum memberikan pernyataan resmi terkait identitas jenazah yang ditemukan. Proses identifikasi masih berlangsung dan dilakukan sesuai prosedur medis dan forensik untuk memastikan kepastian korban.

Namun dari pengakuan kekuarga korban saat ditemui di RSUD Komodo, istri Fernando mengenali celana yang dikenakan saat di kamar jenasah.

Sebelumnya, Basarnas telah memperpanjang operasi pencarian selama tiga hari tambahan, terhitung 2 hingga 4 Januari 2026, setelah tujuh hari pencarian awal belum membuahkan hasil maksimal. Keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi bersama seluruh unsur Tim SAR Gabungan dan masih adanya peluang penemuan korban.

Perpanjangan operasi SAR ini juga mendapat perhatian internasional. Pemerintah Spanyol melalui Duta Besar Spanyol untuk Indonesia secara resmi menyampaikan harapan agar pencarian terhadap WNA Spanyol terus diupayakan. Keluarga korban pun tetap berada di Labuan Bajo untuk mendampingi proses pencarian dan menunggu kepastian nasib anggota keluarga mereka.

Martin Carreras Fernando menjadi salah satu korban yang paling disorot dalam tragedi ini, mengingat statusnya sebagai pelatih tim perempuan Valencia CF, klub elite LaLiga Spanyol. Hilangnya Fernando bersama anak-anaknya menjadikan tragedi KM Putri Sakinah tidak hanya menjadi duka nasional, tetapi juga mengguncang komunitas sepak bola internasional.

Tragedi KM Putri Sakinah terjadi pada 26 Desember 2025 di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo. Sejak kejadian tersebut, Tim SAR Gabungan telah mengerahkan sekitar 160 personel lintas instansi serta 18 alat utama dan alat pendukung, termasuk kapal negara, RIB, speed boat, penyelam profesional, drone thermal, underwater drone, serta berbagai sistem sonar canggih untuk menyisir perairan Labuan Bajo dan sekitarnya.

Kondisi cuaca, arus laut yang kuat, serta luasnya area pencarian menjadi tantangan utama dalam operasi SAR ini. Meski demikian, Basarnas menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan pencarian terhadap korban lainnya sesuai prosedur, dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan.

Basarnas dijadwalkan akan memberikan keterangan resmi dalam waktu dekat setelah proses identifikasi medis dan forensik terhadap jenazah yang ditemukan dinyatakan selesai.

Editor : Yoseph Mario Antognoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut