Kenaikan Tarif BBM Bersubsidi, Ini Komentar Pelaku Pariwisata di Labuan Bajo

Gecio Asale
.
Selasa, 06 September 2022 | 17:34 WIB
Suasana pengisian BBM di SPBU Wardun Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat 2 September 2022. Foto: iNewsFlores.id/Gecio Asale

Labuan Bajo, iNewsFlores.id -  Juru Bicara Asosiasi Angkutan Wisata Darat (Awstar) Labuan Bajo, John Daniel angkat bicara terkait kenaikan tarif BBM pada 3 September 2022 lalu.

Menurutnya, MyPertamina sebagai aplikasi yang diluncurkan dalam rangka program digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan dimaksudkan untuk memastikan proses penyaluran BBM subsidi benar-benar tepat sasaran, belum layak diaplikasikan di Labuan Bajo.

"Belum layak diterapkan di daerah Labuan Bajo dan provinsi NTT umumnya, karena  belum semua masyarakat dan para pengemudi memahami sistemnya, dan banyak yang gagal loggin dan registrasi akibat terkendala sistem jaringan pendukung," katanya saat dihubungi, Selasa 6 September 2022.

Oleh karena itu, lanjut John, pemerintah pusat diharapkan untuk menerapkan dan memetakan pemberlakuan aplikasi ini dan diuji coba di daerah pulau Jawa yang mempunyai fasilitas pendukung serta penunjang yang memadai.

Pihaknya juga meminta pemerintah dalam hal ini dinas teknis terkait pengaturan tarif untuk wisata yang datang di Labuan Bajo khusus yang berada di Kota Labuan Bajo dan sekitarnya.

"Agar disesuaikan dengan kenaikan BBM, sehingga ada korelasinya dan tidak dianggap pungli dan ada kepastian informasi bagi tamu dan driver," ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga menjelaskan perlu adanya subsidi bagi para pekerja, khusus driver yang menjadi dampak akibat kenaikan BBM.

Menurut John, kenaikan BBM bersubsidi dinilai terlalu cepat karena belum lama ini perekonomian masyarakat baru bangkit dari pandemi Covid-19, oleh karena itu pemerintah harus mengupayakan Inovasi baru untuk menyelesaikan defisit dan pengurangan subsidi BBM.

"Perlu adanya suatu terobosan baru dalam penggunaan BBM melalui teknologi alternatif dan ramah lingkungan, sehingga konsumsi BBM berkurang dan polusi bisa diatasi," katanya.

Editor : Yoseph Mario Antognoni
Bagikan Artikel Ini