Polisi Periksa Anak Buah Istri Bupati Manggarai Terkait Dugaan Jual Beli Proyek APBD

Ronald Tarsan
.
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 20:46 WIB
Dua orang anak buah istri bupati Manggarai berinisial E dan M saat diperiksa di ruang penyidik Tipidkor Polres Manggarai. Foto: iNewsFlores.id/Ronald Tarsan

Ruteng, iNewsFlores.id - Penyidik Tindak Pidana Korupsi Polres Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendalami dugaan keterlibatan istri Bupati Manggarai, Meldyanti Hagur Nabit dalam kasus dugaan jual beli proyek APBD tahun 2022.

Kini, penyidik Tipikor Polres Manggarai telah memeriksa dua orang pegawai Tim Penggerak Program Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Manggarai pada Kamis (6/10). Pemeriksaan dua orang anak buah Meldyanti Hagur Nabit tersebut dilakukan untuk mengungkap dugaan keterlibatan Ketua TP PKK Kabupaten Manggarai itu dalam kasus jual beli proyek APBD tahun 2022.

Kasat Reskrim Polres Manggarai Arviandre Maliki mengatakan, pihaknya meminta keterangan dari dua orang pegawai TP PKK berinisial E dan M. Keduanya diperiksa penyidik dengan kapasitas mereka selaku Ketua Pelaksana dan Sekertaris Program Painting Education.

"Ada dua orang yang diperiksa hari ini yaitu E dan M. Mereka diperiksa sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan Painting Education di Era Digital Covid-19," ujarnya kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya Kamis (6/10/2022).

Kasat Andre menjelaskan, pemeriksaan terhadap kedua anggota TP PKK Kabupaten Manggarai tersebut terkait dengan keterangan kontraktor yang menyebut pertemuan dengan Meldyanti Hagur Nabit di rumah jabatan Bupati Manggarai bukan lagi pada tanggal 28 Mei 2022 melainkan pertemuan itu dilakukan pada Juni 2022. 

"Pemeriksaan terhadap ketua pelaksana dan sekretaris kegiatan painting education itu terkait dengan keterangan dari kontraktor si A yang sebelumnya menjelaskan pertemuan dengan istri Bupati pada tanggal 28 Mei yang ternyata diganti lagi," terang Kasat Andre.

Ia mengungkapkan, keterangan dari kontraktor Adrianus Fridus yang menyebut pertemuan digelar di rumah jabatan Bupati Manggarai berlangsung pada tanggal 28 Mei, namun setelah pihaknya mencari tahu ternyata pada tanggal tersebut istri bupati Manggarai Meldyanti Hagur Nabit sedang berada di Jakarta dan hal itu dibuktikan dengan tiket yang diperlihatkan kepada penyidik.

"Jadi maksudnya begini tanggal 28 itu Ibu Bupati kegiatannya di Jakarta dan kita sudah cek dan ternyata itu benar," beber Kasat Andre.

Meski demikian, kata dia, beberapa hari setelah Meldyanti Hagur Nabit dimintai keterangan, kontraktor Adrianus Fridus kemabali mendatangi Polres Manggarai untuk mengubah keterangan sebelumnya yang mengatakan pertemuan di rumah jabatan Bupati Manggarai sebenarnya berlangsung pada bulan Juni 2022.

"Namun setelah itu Kontraktor ini mengubah keterangannya yang menyebut pertemuan itu dilakukan pada bulan Juni maka dari itu kita cari tahu kegiatan apa saja dari ibu Bupati pada saat itu," ungkap dia.

Sebelumnya Kapolres Manggarai, AKBP Yoce Marthen menegaskan, Tempat Kejadian Perkara (TKP) pertemuan istri Bupati Manggarai dan penyerahan uang Rp50 juta menjadi fokus utama penyidik Tipidkor Polres Manggarai.

"Sejauh ini hanya sebatas ibu bupati yang disebut dan Adrianus Fridus masih bilang ada keterlibatan ibu bupati, ini coba kita pastikan. Ketemunya di mana dan tempatnya di mana jadi fokus kita untuk penyelidikan selanjutnya," ujarnya kepada wartawan di Polres Manggarai Senin, 19 September 2022.

Kapolres Yoce mengakui bahwa, pihaknya terus meneliti lagi karena masih ada hasil pemeriksaan yang belum sinkron. Jika memang semuanya sudah lengkap baru ditindaklanjuti lagi. Bila masih ada keterangan yang kurang, dan belum lengkap, sejumlah saksi akan dipanggil kembali.

"Si A bilang ketemu si B bilang tidak ketemu kan belum sinkron. Pemeriksaan saksi-saksi masih kita dalami lagi," cetus dia.

Untuk diketahui, sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini pun sudah diperiksa penyidik Tipidkor seperti, Adrianus Fridus kontraktor asal Kecamatan Lelak, dan Rio Senta THL Dinas PUPR Manggarai. Penyidik juga telah memeriksa Tomy Gunawan alias Tomy Ngocung, pengusaha yang merupakan kakak ipar Bupati Manggarai dan Wilibrodus Kengkeng mantan ketua tim sukses Paket Hery Heri pada Pilkada 2020 lalu.

Meski telah diperiksa berkali-kali oleh penyidik, namun keterangan sang kontraktor Adrianus Fridus sudah berubah sebanyak tiga kali. Sebelumnya, Adrianus mengaku kepada penyidik bahwa, dirinya menggelar pertemuan dengan istri bupati Manggarai Meldyanti Hagur Nabit dan Rio Senta, THL Dinas PUPR di Rujab Bupati Manggarai pada 28 Mei 2022 lalu.

Editor : Yoseph Mario Antognoni

Follow Berita iNews Flores di Google News

Bagikan Artikel Ini