Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Di Tengah Derita Korban Gempa, Relawan asal Jakarta Meninggal Saat Menjalankan Misi Kemanusiaan
Advertisement . Scroll to see content

Dampingi 59 Ribu Mitra di NTT Amartha Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Darurat Pasca Gempa

Jum'at, 04 September 2026 | 09:10 WIB
  • author Vitrianda Hilba Siregar
Dampingi 59 Ribu Mitra di NTT Amartha Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Darurat Pasca Gempa
Bencana gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 telah memberikan dampak signifikan. Foto: Ist

FLORES, iNewsFlores.id - Bencana gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 telah memberikan dampak signifikan bagi kehidupan masyarakat di sejumlah wilayah Flores dan sekitarnya.

Gigi Septianto, Head of Amartha Empower dalam keterangan tertulis, Jumat 4 September 2026. mengatakan, pada fase krusial ini, masyarakat yang terdampak tidak hanya berjuang untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar darurat seperti pasokan pangan.

Selain iti ketersediaan air bersih, hunian atau tempat tinggal sementara yang layak, serta akses ke layanan kesehatan yang memadai.

"Lebih dari itu, mereka juga sangat membutuhkan uluran tangan berupa dukungan pemulihan jangka panjang agar mampu kembali beraktivitas secara normal dan membangkitkan kembali sumber-sumber penghidupan mereka yang sempat terhenti akibat bencana," kata dia.

Berdasarkan pemetaan dan data lapangan yang dihimpun oleh Amartha, keberadaan jejaring organisasi di kawasan Nusa Tenggara Timur tergolong sangat kuat, yakni menaungi sebanyak 59 ribu mitra yang tersebar di berbagai daerah, dengan konsentrasi populasi terbanyak berada di tiga wilayah utama, meliputi Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Sikka.

"Kehadiran serta luasnya jejaring di lapangan ini memberikan keunggulan tersendiri bagi tim untuk dapat bergerak cepat, berinteraksi secara mendalam, serta memahami secara mendetail bagaimana kondisi riil dan apa saja kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh para Mitra maupun warga sekitar, khususnya dalam periode tanggap darurat pascabencana, termasuk gempa Flores," ungkapnya.

Menjawab situasi dan urgensi tersebut, Amartha Empower secara aktif mengambil inisiatif dengan menggalang dukungan secara inklusif melalui kampanye khusus bertajuk.

"Solidaritas untuk NTT". Inisiatif penanggulangan ini dirancang secara komprehensif, tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan bantuan darurat yang bersifat secepatnya, tetapi juga disusun sebagai langkah strategis dalam menyiapkan landasan pendampingan jangka panjang guna memulihkan tingkat penghidupan serta menggairahkan kembali roda aktivitas ekonomi masyarakat setempat yang terdampak.

Langkah kepedulian ini senantiasa selaras dengan visi dan komitmen berkelanjutan dari Amartha sebagai induk organisasi dari Amartha Empower. Sejak tahun 2023, Amartha tercatat telah berkontribusi nyata dalam memberdayakan lebih dari 155 ribu pengusaha ultra mikro perempuan yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Dalam penerapannya, alokasi bantuan kemanusiaan ini difokuskan secara terarah pada beberapa kebutuhan vital di lapangan. Prioritas utama mencakup penyediaan layanan dapur umum yang menyalurkan paket makanan bergizi dan sehat beserta perlengkapan memasak yang memadai.

Selanjutnya, pemenuhan kebutuhan air bersih diupayakan melalui pengadaan serta pemasangan tandon atau toren air, yang disertai proses pendistribusian air bersih secara berkala untuk memenuhi konsumsi minum harian serta menunjang aktivitas sanitasi rutin warga.

Di samping itu, bantuan juga menyasar pada sektor medis melalui penyediaan layanan kesehatan langsung dan pembagian hygiene kit yang mencakup fasilitasi jasa dokter umum beserta ketersediaan obat-obatan esensial.

Kehadiran fasilitas sanitasi serta tempat mandi yang layak di lokasi pengungsian juga terus diupayakan guna menjaga kualitas higiene, kesehatan, dan kebersihan diri warga yang tinggal di penampungan sementara.

Untuk perlindungan fisik keluarga, disalurkan pula shelter kit serta baby kit yang secara khusus disiapkan bagi pemenuhan kenyamanan dan kebutuhan khusus bayi maupun anak-anak.

Terakhir, guna memulihkan kelancaran koordinasi serta pengiriman informasi di wilayah yang terisolasi, disiagakan pemancar sinyal darurat untuk membuka kembali akses komunikasi publik yang sempat terganggu akibat keterbatasan jaringan pascabencana.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut