Polri Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Gempa Flores, Polwan dan Brimob Turun Tangan
LABUAN BAJO, iNewsFlores.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Pulau Flores.
Bantuan sembako dari Aslog Polri untuk para korban gempa diturunkan dan dipersiapkan untuk disalurkan kepada masyarakat di Mako Batalyon B Pelopor, Kabupaten Manggarai Barat, Jumat malam, 21 Agustus 2026.
Proses penurunan, pengecekan, penataan hingga pengemasan bantuan dilakukan secara gotong royong oleh personel Kompi 1 Batalyon B Pelopor, Polres Manggarai Barat, serta Polwan Polres Manggarai Barat.
Bantuan tersebut sebelumnya diangkut dari Bandara Komodo Labuan Bajo menuju Mako Batalyon B Pelopor. Setibanya di lokasi, seluruh bantuan diturunkan dan ditata sebelum nantinya didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak gempa.
Adapun bantuan yang disiapkan antara lain 67 koli gula, 146 koli minyak goreng, 163 koli mi instan, 116 koli biskuit, 26 koli kecap manis, 30 koli teh celup, tujuh koli spunbun, 11 koli susu bayi Lactogen Pro, serta sembilan koli susu ibu hamil Lova Prenagen.
Kegiatan tersebut dikelola Ketua LO Polda NTT, Kombes Pol Edwar Jacky Tofani Umbu Kaledi, S.I.K., M.M., selaku Pengelola PB/J Polri Madya TK III.
Keterlibatan Polwan, personel Polres Manggarai Barat dan Brimob dalam proses penyiapan bantuan menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan dapat dikemas dan disalurkan secara tertib serta tepat sasaran.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., melalui Aslog Polri kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana gempa bumi.
Tak sekadar membawa bantuan logistik, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat juga diharapkan memberikan dukungan moril bagi warga yang sedang berjuang bangkit setelah bencana.
Seluruh bantuan yang telah dipersiapkan selanjutnya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di wilayah NTT, khususnya Pulau Flores.
Bagi warga yang kehilangan tempat tinggal maupun masih bertahan di tengah kondisi pascabencana, bantuan kebutuhan pokok ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban sekaligus menjadi penguat bahwa mereka tidak menghadapi bencana seorang diri.
Polri menegaskan kehadiran personelnya merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan masa pemulihan pascabencana.
Editor: Yoseph Mario Antognoni