Logo Network
Network

Kaliwatu Residance Akan Hadir Dengan Konsep Villa For Sale di Labuan Bajo

Siprianus Robi
.
Sabtu, 09 September 2023 | 06:30 WIB
Kaliwatu Residance Akan Hadir Dengan Konsep Villa For Sale di Labuan Bajo
Konsep Pembangunan Kaliwatu Residance.Foto:iNewsFlores.id/ Istimewa

Labuan Bajo, iNewsFlores.id- Untuk menunjang Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat  sebagai salah satu Daerah Super Prioritas (DSP)  di Indonesia, Kaliwatu Residance akan hadir dengan konsep Villa For Sale.

Hal itu disampaikan Abee Angkiriwang Marketing Direktur Kaliwatu Residance saat acara peletakan batu pertama groundbreaking Kaliwatu Residance, Sabtu (8/9/2023).

Abee mengatakan projek pembangunan Kaliwatu adalah projek villa dan juga projek residance yang terintegrasi dan ini juga merupakan project pembangunan Villa yang pertama di Labuan Bajo.

"Tagline dari  Kaliwatu Residance itu adalah Step to Labuan Bajo New Wonder Project kita adalah project Villa dan juga project residensial yang terintegrasi dan ini juga merupakan project pembangunan Villa yang pertama di Labuan Bajo," ungkap Abbe.

Abee menyebut pembangunan Kaliwatu ini akan membawa new land Mark di Labuan Bajo. Ia juga menambahkan Labuan Bajo memiliki daya tariknya itu banyak, maka dari itu para investor yang datang ke Labuan Bajo tidak cuma datang melihat keindahan alam tetapi juga bisa stay di Labuan Bajo.

Ia juga mengatakan projek pembangunan Kaliwatu sebesar Rp 600 Miliar dan dalam pengembangannya juga akan dibagi menjadi tiga tahap yang berdiri diatas 4,5 Ha dan saat ini sudah masuk fase tahap pertama.

"Kaliwatu ini kita akan membangun villa for sale, nah konsep dari pengembangan kita sendiri ini adalah konsep claibrit, jadi kalau di Indonesia banyak orang tahu itu ada Kondotel, Villatel nah kita disini kita ngembangin villa for sale tetapi kita nawarin juga properti manajemen. Jadi kedepannya untuk investor yang tidak ingin tinggal disini dia bisa bekerjasama dengan kita untuk menyewakan unit yang telah dia beli, dan pada tahap pertama kita akan bangun 23 unit villa," ungkapnya.

"Yang berbeda dari Kaliwatu Residance adalah banyak developer itu yang biasanya mulai jualan dulu baru dibangun, tetapi yang kita lakukan disini adalah kita bangun dulu baru kita lakukan lounching dan itu kita ingin menunjukan komitmen kita," lanjutnya.

Dalam pengembangannya villa di Kaliwatu ini, Abee mengatakan setiap layout unit yang didelivery itu bentuknya berbeda, jadi konsep layout villa yang akan dibangun sesuai dengan layout yang disukai investor.

"Setiap layout unit  villa sesuai dengan layout yang disukai oleh para investor dan untuk infrastruktur dan land plotingnya kita ini semua villa tidak menghalangi view dari semua villa tersebut, jadi semua villa itu duduk diatas semua yang lain," ungkapnya.

Dalam pembangunan Villa di Kaliwatu, Abee mengungkapkan konsep bukan membangun luxury villa karena dalam membangun luxury villa tentunya membutuhkan banyak biaya perawatan.

"Dan kita mau angkat juga disini, kita bukan membangun luxuri villa kita lebih mengambil konsep praktikal, jadi dimasa sekarang banyak sekali orang-orang yang menawarkan yang luxuri tetapi kita lebih memilih membangun villa dengan konsep second home dengan biaya yang masih bisa dijaga," pungkasnya.


Hadir dalam acara peletakan batu pertama dan groundbreaking pembangunan Kaliwatu, Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng mengatakan pemerintah daerah akan mendukung setiap pembangunan yang ada di Kabupaten Manggarai Barat.

"Tentunya pemerintah daerah sangat berterima kasih dan bangga tentunya setiap pembangunan akan kami dukung full. Jadi kita akan mempermudah semua investasi di daerah ini karena kita tahu bahwa pembangunan yang ada tentu akan berdampak lansung kepada masyarakat dan tentunya juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat," ungkap Wabup Weng.

"Karena kita tahu ketika Kaliwatu ini sudah dibangun, ada yang datang dan ada juga yang menginap tentunya membutuhkan makan dan masyarakat disini bisa suplai bahan-bahan yang dibutuhkan. Dan setelah pulang dari Labuan Bajo semua tamu akan membeli oleh-oleh yang dijual oleh masyarakat. Dan sekali lagi terima kasih banyak kepada Kaliwatu yang telah membangun Residance yang luar biasa ini dengan pemandangan yang sangat indah," lanjutnya.

Wabup Weng mengatakan ada suatu hal yang perluh pemerintah tekankan dalam pembangunan pariwisata di daerah kita dengan tiga prinsip yang pertama, harus partisipasi yaitu pembangunan itu harus melibatkan masyarakat sekitar bukan berarti memberi modal tetapi berpartisipasi, dalam arti masyarakat harus bisa menyuplai buah dan sayuran, dan juga penyerapan tenaga kerja jangan semua tenaga kerja itu harus datang dari luar kita sudah banyak anak-anak SMK, dan juga anak-anak BLK yang sudah terlatih.

Kedua, dalam pembangunan ini harus berkelanjutan artinya dalam pembangunan ini nanti tidak hanya kita saja yang rasakan tetapi dirasakan juga oleh anak cucu kita, dengan cara menjaga lingkungan sekitar sangat diperhatikan, pembangunan boleh pesat tetapi tidak boleh menyepelekan lingkungan sekitar.

Ketiga, berbudaya, pembangunan boleh maju tetapi harus tidak menghilangkan budaya yang sudah dipelihara dan yang sudah berkembang di masyarakat sehingga budaya yang ada itu tidak tergerus dengan pembangunan yang ada.

Diakhir sambutan, Wabup Weng berharap dalam proses pembangunan Kaliwatu Residance tidak ada hambatan dan juga pengerjaan bisa sukses sesuai dengan harapan.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat kami menyampaikan profisiat kepada Kaliwatu semoga dalam proses pembangunanya tidak ada hambatan sehingga proses pengerjaan bisa sukses sesuai dengan harapan kita semua," pungkasnya.

Editor : Yoseph Mario Antognoni

Follow Berita iNews Flores di Google News

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.