Logo Network
Network

Ini Dia Kawasaan Wisata Baru di Labuan Bajo yang Menjadi Daya Tarik Wisatawan

Siprianus Robi
.
Kamis, 23 November 2023 | 18:45 WIB
Ini Dia Kawasaan Wisata Baru di Labuan Bajo yang Menjadi Daya Tarik Wisatawan
Proyek pembangunan Amenitas dan Atraksi Kawasan Agrowisata Ngalor Kalo, desa Siru, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. Foto:iNewsFlores.id/ Istimewa

Labuan Bajo, iNewsFlores.id - Ini dia kawasan wisata baru di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah akan membangun Amenitas dan Atraksi Kawasan Agrowisata Ngalor Kalo di Lembor yang nantinya akan dijadikan daya tarik wisata baru bagi wisatawan.

Pembangunan yang menelan anggaran 6,5 miliar ini nantinya memiliki sejumlah fasilitas di antaranya TIC, toilet dan beberapa gasebo.  

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut mengatakan pembangunan agrowisata dan seluruh aktivitas pertanian ditempat tersebut dijadikan daya tarik wisata bagi pengunjung.

"Itu pembangunan agrowisata, seluruh aktivitas pertanian di situ dijadikan daya tarik wisata," ujar Pius Baut dikutip dari VoxNtt.com Kamis (23/11/2023).

Selain aktivitas pertanian, agrowisata tersebut akan menyediakan ruang untuk UMKM yang bisa dibeli pengunjung.

Sementara, Kepala Desa Siru Sumardi menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten Manggarai Barat yang telah memilih desa siru untuk membangun agrowisata, yang menjadikan persawahan sebagai tempat atau objek pariwisata baru.

"Pertama kita memberikan apresiasi kepada Pemda Mabar melalau Dinas pariswsta yang telah memilih desa siru untuk membangun agrowisata,  yang menjadikan persawahan sebagai tempat atau objk priwisata.

Sumardi mengatakan pembangunan agrowisata ini bisa berdampak langsung secara ekonomi buat masyarakat desa Siru dan sekitarnya.

Sebagai pemerintah desa dirinya  mendorong masyarakat desa untuk menjemput peluang yang membuka usaha yang bisa diserap diagrowisata, seperti usaha hortikultura, ternak, dan buah.

Ia juga mengatakan dinas pariwsata dalam tata kelola agrowisata bisa melibatkan masyarakat desa dan juga bisa menyerap tenaga kerja terampil dari desa untuk dipekerjakan di agrowisata nantinya.

Ia pun berharap ada pola kerja kolaborasi antara dinas pariwisata dan pemerintah desa dalam mengembangkan sharing profit agrowisata di desa.

"kita berharap ada pola kerja kolaborasi antara dinas parwisata dan pemerintah desa dalam pengembangan dan sharing profit agrowisata di desa, sehingga tidak hanya masyarakat Siru dann sekitarnya yang punya efek ekonomi tetapi desa juga mendapatkan PADes ( Pendapatan Asli Desa) yang bersumber dari agrowisata itu," pungkasnya.

Editor : Yoseph Mario Antognoni

Follow Berita iNews Flores di Google News

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.