Bukan Proyek Besar, Tapi Aksi Nyata Polisi Lembor di Jalan Penghubung Desa
Labuan Bajo, iNewsFlores.id - Di tengah derasnya keluhan soal infrastruktur rusak yang kerap luput dari perhatian, sebuah pemandangan berbeda terlihat di Tanah Hamil, Desa Semang, Kecamatan Welak, Manggarai Barat. Bukan alat berat atau proyek besar bernilai miliaran rupiah, melainkan balok kayu dan papan seadanya yang menjadi penyelamat akses vital warga.
Aksi nyata sejumlah personel Polsek Lembor turun langsung ke jalan, menambal deker (jembatan kecil) yang jebol di ruas penghubung Datak–Semang–Ndiuk. Jalur ini bukan sekadar lintasan biasa, melainkan urat nadi aktivitas ekonomi dan sosial warga antar-desa.
Aksi simpatik itu dilakukan pada Sabtu (10/1/2026), di bawah rintik hujan ringan. Tanpa menunggu prosedur panjang, para polisi bahu-membahu bersama warga, memanfaatkan kayu mahoni sebagai bantalan darurat agar kendaraan—terutama sepeda motor—dapat melintas dengan lebih aman.
Kapolsek Lembor, IPDA Vinsen Bagus, S.I.P., menegaskan langkah tersebut diambil demi keselamatan warga.
“Sambil menunggu perbaikan permanen, kami gunakan balok dan papan kayu yang dipaku kuat agar kendaraan bisa melintas dengan aman,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).
Meski belum ada laporan resmi kecelakaan, kondisi deker yang jebol dinilai sangat berisiko, khususnya pada malam hari atau saat hujan. Lubang menganga di jalur utama bisa berubah menjadi ancaman maut kapan saja.
“Belum ada korban, tapi jangan menunggu jatuh korban dulu baru bertindak. Kami berinisiatif agar tidak terjadi kecelakaan,” kata Vinsen.
Aksi ini berangkat dari laporan warga—sebuah sinyal bahwa komunikasi antara masyarakat dan aparat masih menjadi benteng pertama keselamatan publik, ketika perbaikan permanen belum juga tiba. Di sisi lain, kejadian ini juga menyisakan pertanyaan kritis: sampai kapan solusi darurat harus menggantikan tanggung jawab jangka panjang?
Bagi warga, langkah cepat polisi sudah lebih dari cukup untuk hari ini.
“Kami sangat terbantu. Malam hari sering hampir jatuh karena gelap dan jembatan rusak. Sekarang setidaknya lebih aman,” ungkap Petrus, salah satu pengendara.
Polsek Lembor pun mengimbau masyarakat agar aktif melaporkan kerusakan jalan lain yang berpotensi membahayakan.
“Kalau ada kerusakan, segera lapor. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tutup IPDA Vinsen.
Di jalan berlubang Tanah Hamil, balok kayu mungkin bukan solusi ideal. Namun, dari situlah tampak jelas makna kehadiran negara—ketika aparat memilih turun tangan, bukan sekadar menunggu.
Editor : Yoseph Mario Antognoni