get app
inews
Aa Text
Read Next : Digerebek Tim Gabungan, Ko Erwin Tersangka Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima Kota Ditangkap!

Diburu Lintas Negara! The Doctor Akhirnya Ditangkap

Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB
header img
"The Doctor" atau Andre Fernando Tjhandra akhinya ditangkap pihak Polisi Indonesia dan Polisi Malaysia. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsFlores.id – Pelarian buronan kakap narkotika internasional berakhir dramatis. Andre Fernando Tjhandra alias “The Doctor”, sosok misterius yang selama ini mengendalikan jaringan narkoba lintas negara, akhirnya diringkus aparat gabungan Indonesia–Malaysia di Penang, Minggu (5/4/2026).

Penangkapan ini menjadi pukulan telak bagi sindikat narkotika internasional yang selama ini bergerak licin di balik bayang-bayang hukum. 

Operasi senyap yang dipimpin Sekretariat NCB Interpol Indonesia Divisi Hubungan Internasional Polri, berkolaborasi dengan Special Branch Polis Diraja Malaysia (PDRM), berhasil mengakhiri pelarian sang “dokter” yang dikenal lihai mengelabui aparat.

Sekretaris NCB Interpol Indonesia, BJP Dr Untung Widyatmoko, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja sama intelijen intensif selama lebih dari sebulan.

“Subjek ini sangat licin. Ia sempat lolos di Kuala Lumpur, namun akhirnya berhasil kami sudutkan di Penang. Tidak ada tempat aman bagi pelaku kejahatan narkotika,” tegasnya.

Nama “The Doctor” mencuat setelah Bareskrim Polri membongkar jaringan narkotika yang menyeret oknum polisi di wilayah Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat. Dari pengembangan kasus, terungkap adanya aliran dana perlindungan mencapai Rp2,8 miliar yang mengalir ke oknum aparat.

Kasus ini bermula dari penangkapan Erwin bin Iskandar alias Koko Erwin pada 26 Februari 2026, saat hendak kabur ke Malaysia melalui jalur laut ilegal. Dari situlah, peran besar “The Doctor” sebagai otak pelarian sekaligus pengendali jaringan mulai terkuak.

Polisi kemudian mengamankan kaki tangan lainnya, Charles Bernando dan Arfan Yulius Lauw, yang semakin memperkuat identitas Andre sebagai sosok utama di balik jaringan tersebut.

Sebagai distributor utama, “The Doctor” mengendalikan peredaran berbagai jenis narkotika, mulai dari sabu, “happy water”, hingga cairan vape mengandung etomidate dengan label mewah seperti Ferrari dan Lamborghini.

Modus yang digunakan terbilang rapi:

Vape narkotika diselundupkan dari Malaysia ke Dumai melalui jalur laut
Sabu disamarkan dalam boneka dan dikemas dalam kotak kado untuk menghindari deteksi petugas.

Skema ini membuat jaringan mereka sulit dilacak dan mampu beroperasi lintas negara.
Dipulangkan, Terancam Hukuman Mati
Usai ditangkap di Penang, tersangka langsung diproses untuk deportasi ke Indonesia.

 “The Doctor” dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Senin (6/4/2026) pukul 10.00 waktu setempat.

Setibanya di Indonesia, ia akan langsung diserahkan ke penyidik Dittipidnarkoba Bareskrim Polri untuk menjalani proses hukum.

Atas perbuatannya, Andre Fernando Tjhandra dijerat pasal berlapis Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.

Penangkapan ini sekaligus menjadi pesan keras: sekuat apa pun jaringan narkotika beroperasi, aparat lintas negara kini semakin solid untuk memburu hingga ke akar.

Editor : Yoseph Mario Antognoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut