get app
inews
Aa Text
Read Next : Di Tengah Derita Korban Gempa, Relawan asal Jakarta Meninggal Saat Menjalankan Misi Kemanusiaan

Mahasiswa S2 STIK Lemdiklat Polri Angkatan 16 Gelar Baksos untuk Korban Gempa NTT

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:04 WIB
header img
Mahasiswa S2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 16 menggelar bakti sosial (baksos) bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (29/8/2026). Foto: Ist

Semangat gotong royong menjadi semakin penting ketika kebutuhan masyarakat terdampak masih terus bermunculan. Terlebih, sejumlah wilayah di NTT memiliki kondisi geografis yang membuat distribusi bantuan tidak selalu mudah dilakukan.

Karena itu, bantuan yang sampai ke tangan warga memiliki arti lebih dari sekadar nilai barang, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian kemanusiaan.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026 sekitar pukul 04.58 WIB. BMKG mencatat episenter gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer. Gempa Flores tersebut juga sempat memicu peringatan dini tsunami.

Bencana tersebut berdampak luas di NTT. Data pemerintah daerah dan lembaga penanggulangan bencana mencatat tujuh kabupaten terdampak, yakni Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut