Kehadiran Brimob diharapkan mampu memperkuat personel Polres Flores Timur yang sudah lebih dulu berada di lokasi untuk melakukan penyekatan antar-wilayah desa guna memutus kontak fisik antar-kelompok.
Pihak kepolisian saat ini terus berupaya melakukan pendekatan persuasif dan mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar menahan diri.
Aparat meminta warga memercayakan penyelesaian sengketa tanah ulayat ini kepada jalur hukum atau mediasi resmi, alih-alih menggunakan aksi kekerasan yang merugikan banyak pihak. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih bersiaga penuh di perbatasan kedua desa untuk mengantisipasi adanya serangan susulan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
