Menteri Johnny Plate Ajak Masyarakat Kolaborasi untuk Dukung Pariwisata Holistik

Yoseph Mario Antogoni
.
Minggu, 14 Agustus 2022 | 22:11 WIB
Menkominfo Johnny G. Plate (tengah) didampingi Uskup Ruteng Mgr. Siprianus Horma (kanan), dan Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi (kiri) saat mengikuti Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Sabtu, (13/08/2022). Foto: iNewsFlores.id/Yoseph Mario Antognoni

Labuan Bajo, iNewsflores.id- Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mendukung pengembangan pariwisata holistik, terutama di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. 

Menteri Johnny mengajak kerja kolaborasi antarsemua pihak guna mendorong keberdayaan masyarakat lokal untuk mengambil bagian dalam berbagai upaya pembangunan pariwisata holistik. 

“Kita perlu mendorong keberdayaan masyarakat lokal untuk mengambil bagian dalam upaya pembangunan pariwisata holistik ini penting sekali, jangan sampai kita menjadi bagian yang terbuang. Bapak Presiden sangat konsen agar pembangunan DPSP Labuan Bajo ini juga bersama-sama dan bergerak maju dalam kolaborasi yang kuat dengan masyarakat dan sumber daya lokal. Sekali lagi, jangan sampai kita tertinggal,” katanya saat menghadiri Festival Golo Koe di Waterfront Labuan Bajo, Sabtu (13/08/2022) malam.

Ia mengatakan, Labuan Bajo sebagai satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. 

Menteri Johnny menyatakan, dukungan tersebut terlihat dari beberapa kali kunjungan Presiden Joko Widodo ke DPSP Labuan Bajo yang juga telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

“Saat ini atas arahan Bapak Presiden, Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional atau KSPN, Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Sejumlah pembangunan melalui alokasi dan insentif APBN telah dilakukan dengan memaksimalkan potensi Labuan Bajo dan semua kekayaan yang ada di dalamnya,” tuturnya. 

Menurut Menteri Johnny, Kementerian Kominfo memberikan dukungan berkelanjutan dalam pengembangan DPSP Labuan Bajo melalui berbagai program dan kebijakan strategis, termasuk penyediaan infrastruktur digital hingga menyiapkan talenta digital.

“Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah menyediakan, sedang menyediakan, dan akan terus menyediakan jaringan telekomunikasi untuk akses internet dan seluler berbasis 4G network. Sudah ada 5G sebagai contoh yang ditempatkan untuk mendukung jaringan 4G di Labuan Bajo,” jelasnya.

Kepada pemerintah daerah dan pemangku kepentingan setempat, Menkominfo menegaskan bahwa SDM atau talenta lokal juga harus disiakan dengan baik dalam memenuhi berbagai kebutuhan dan memberikan dukungan pengembangan pariwisata holistik.

“Dunia usaha atau sektor-sektor swasta privat juga sudah membangun berbagai dan banyak hotel-hotel dan jaringannya untuk menyediakan fasilitas yang memadai bagi para wisatawan domestik dan mancanegara. Sekali lagi, talenta dan SDM perlu disiapkan, SDM lokal secara khusus,” tandasnya.

Menteri Johnny menjelaskan, pemerintah dibawa kepemimpinan Presiden Joko Widodo terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyiapkan berbagai sarana dan prasarana publik di kawasan DPSP Labuan Bajo.

“Termasuk kekayaan alamnya yang indah diantaranya seperti pembangunan Puncak Waringin dengan fasilitas pusat cenderamata dan viewing deck, peningkatan jalan, trotoar, drainase, pembangunan waterfront, pembangunan sistem penyediaan air minum dan desalinasi Wae Mese, pembangunan infrastruktur di Pulau Rinca untuk akses wisatawan, serta penataan kawasan batu cermin untuk mendukung kegiatan seni dan budaya lokal,” ujarnya. 

Selain itu, pemerintah juga fokus melakukan pengerjaan perluasan Bandar Udara Internasional Komodo untuk memperlancar akses penerbangan domestik dan internasional. 

Dalam kunjungannya ke Festival Golo Koe, Menkominfo Johnny G. Plate didampingi Staf Khusus Menteri Philip Gobang.

Turut hadir Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi, Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng, Uskup Ruteng Mgr. Siprianus Hormat, Vikaris Jenderal Keuskupan Ruteng Romo Alfons Segar, dan Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores Shana Fatina. 

Editor : Yoseph Mario Antognoni
Bagikan Artikel Ini