Hingga September 2022, Tiga Kapal di Labuan Bajo Alami Patah Kemudi Saat Berlayar

Gecio Asale
.
Senin, 26 September 2022 | 19:15 WIB
Evakuasi penumpang KLM (Kapal Layar Motor) Noah saat terjadi kecelakaan patah setir di perairan Pulau Sebayur, Rabu, (2/3/2022). iNewsFlores.id/Gecio Asale

Labuan Bajo, iNewsFlores.id - Sejak Januari hingga September 2022, sebanyak 3 kapal di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mengalami patah kemudi saat berlayar, Senin (26/9/2022). 

Terbaru, kecelakaan kapal menimpa kapal wisata KM Asri II yang mengalami patah kemudi di perairan depan Pulau Seraya Besar Taman Nasional Komodo (TNK). 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Lalu Wahyu Efendi selaku SMC (SAR Mission Coordinator) mengatakan, kemudi kapal yang patah diakibatkan oleh hantaman gelombang laut. 

Kapal tersebut membawa sebanyak 13 penumpang, 11 diantaranya merupakan wisatawan domestik yang berlibur ke Labuan Bajo. 

"Pada Pukul 16.45 Wita para Wisatawan yang berjumlah 11 Orang sampai di Pelabuan ASDP Labuan bajo dalam keadaan selamat dan sehat, selanjutnya Mereka kembali ke penginapan," katanya. 

Lebih lanjut, kecelakaan kapal akibat kapal kemudi patah terjadi pada Kamis (30/7/2022) lalu yang menimpa KM Karmila. 

Kapal KM Karmila diketahui mengangkut 16 orang penumpang  yang terdiri dari 13 penumpang dan 3 anak buah kapal. 

Untuk penyebab kecelakaan, melalui informasi yang didapat dari SAR Maumere bahwa kecelakaan disebabkan karena Kapal KM Karmila mengalami patah kemudi.

Tim SAR Gabungan tiba dilokasi kejadian dan langsung melakukan evakuasi terhadap 13 penumpang kapal, sedangkan 3 ABK tetap dikapal guna melakukan perbaikan kapal.

Sementara itu, pada awal tahun 2022, tepatnya pada Rabu (2/3/2022), kelakaan kapal menimpa Kapal Layar Motor (KLM) Noah, yang mengalami insiden patah kemudi di perairan Sebayur Labuan Bajo. 

Kapal pinisi itu berangkat dari Labuan Bajo untuk melakukan perjalanan wisata dengan rute Labuan Bajo-Kelor-Padar-Pulau Komodo-Labuan Bajo. 

Namun, dalam perjalanan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo, tiba-tiba terjadi perubahan cuaca, di mana arus laut kuat dan hujan lebat, sehingga menyebabkan masalah di bagian kemudi.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Tim SAR yang terdiri atas personel Pos SAR Manggarai dan TNI-Polri langsung menuju lokasi. 

Koordinator Pos SAR Manggarai, Edi Suryono menjelaskan, pada pukul 13.20 Wita, Tim SAR tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan kapten langsung mengevakuasi penumpang. 

Edi menjelaskan, sebanyak 10 penumpang yang terdiri dari 4 laki-laki dan 6 perempuan dievakuasi ke Labuan Bajo. 

"Pada pukul 14.27 wita team tiba di Pelabuhan Pelni Labuan Bajo dengan selamat. Pada pukul 14.45 Wita, penumpang di jemput oleh pihak Hotel Loccal Colection Labuan Bajo," jelasnya. 

Lebih lanjut, dilaporkan juga sebanyak 12 kru kapal juga selamat dari kejadian tersebut. 

 

Editor : Yoseph Mario Antognoni
Bagikan Artikel Ini