Demo Kasus Korupsi, Mahasiswa Minta Kejaksaan Tangkap Bupati Sikka

Joni Nura
.
Jum'at, 29 Juli 2022 | 10:02 WIB
Mahasiswa yang tergabung dalam PMKRI, melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Kejaksaan Negeri Sikka, menuntut pihak Kejaksaan untuk menangkap Bupati Sikka atas dugaan tindak pidana korupsi, Kamis, (28/7/2022). Foto : iNewsFlores.id/Joni Nura

Sikka, iNewsFlores.id - Mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Maumere melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kejari Sikka, Kamis (18/07/2022).

Menariknya, tidak hanya aktivis mahasiswa, Bupati Sikka periode 2003-2008 Alex Longginus juga ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Dalam tuntutannya, demonstran meminta Kejaksaan untuk segera menangkap Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atas kasus dugaan korupsi dana belanja tak terduga.

Mereka juga menuntut dan mendesak Kejari Sikka agar segera mengusut tuntas kasus tersebut.

Dalam orasinya, mantan Bupati Sikka Alex Longginus mendesak Kejaksaan segera memeriksa Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo terkait dugaan korupsi belanja tak terduga di Kantor BPBD setempat.

Para aktivis juga meminta Kejari Sikka agar transparan dalam mengusut kasus dugaan korupsi senilai Rp900 juta lebih ini.

Menanggapi tuntutan massa aksi, Kasi Pidsus Kejari Sikka Nurbadi Yunarko menjelaskan, kasus ini telah masuk ke tahap penyidikan. 

Menurut dia, hingga kini Kejari Sikka telah memeriksa 18 orang saksi di balik kasus tersebut. Jaksa juga sudah menjadwalkan untuk pemeriksaan saksi lainnya.

Karena itu, Nurbadi meminta dukungan masyarakat agar kasus dugaan korupsi ini segera ditangani.

Sementa para aktivis berjanji akan melakukan aksi kembali bahkan mengancam bakal menyegel Kantor Kejari Sikka, jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti.

Editor : Yoseph Mario Antognoni

Follow Berita iNews Flores di Google News

Bagikan Artikel Ini