get app
inews
Aa Text
Read Next : Heboh Isu Penculikan Anak di Wae Moto Ternyata Hoax! Pria yang Diamankan Warga Diketahui ODGJ

Pertikaian Keluarga Berujung Maut di Rumah Gendang Palit, Tiga Keponakan Diamankan Polisi

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:36 WIB
header img
Ilustrasi pembunuhan.(Foto:Dok iNews.id)

LABUAN BAJO, iNewsFlores.id – Suasana damai di Dusun Palit, Desa Compang, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendadak berubah duka. Seorang pria berinisial MG (55) tewas dalam insiden kekerasan yang diduga melibatkan tiga keponakan kandungnya sendiri, Selasa malam (20/1/2026).

Peristiwa tragis itu terjadi di Rumah Gendang Palit, pusat kehidupan adat setempat. Perselisihan keluarga yang semula ingin diklarifikasi justru berakhir dengan hilangnya satu nyawa.

Kapolsek Macang Pacar, IPDA Petrus B.K., membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban meninggal dunia akibat dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh tiga pemuda berinisial PS (21), YI (18), dan BM (24).

“Benar, telah terjadi penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Ketiga terduga pelaku merupakan keponakan korban,” ujar IPDA Petrus, Rabu (21/1/2026).

Berdasarkan keterangan kepolisian, ketiga terduga pelaku baru tiba dari Denpasar, Bali, pada malam kejadian. Mereka pulang setelah mendengar adanya konflik antara orang tua mereka dan korban, yang masih memiliki hubungan keluarga dekat.

Sekitar pukul 20.30 Wita, ketiganya tiba di rumah dan mendapati korban tengah beristirahat. Setengah jam kemudian, korban dibangunkan untuk dimintai penjelasan terkait pertikaian keluarga tersebut. Namun, pembicaraan yang diharapkan menjadi jalan damai justru memanas dan berujung pada perkelahian.

Dalam insiden itu, korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Laporan kejadian diterima pihak kepolisian dari Kepala Desa Compang sekitar pukul 23.50 Wita. Aparat Polsek Macang Pacar segera menuju lokasi dan tiba pada dini hari, disusul tim medis dari Puskesmas Compang untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah korban.

Untuk mencegah konflik lanjutan dan menjaga stabilitas keamanan, ketiga terduga pelaku serta sejumlah saksi langsung diamankan dan dibawa ke Polres Manggarai Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Hingga saat ini situasi masih kami pantau. Personel kepolisian bersama pemerintah kecamatan dan desa tetap bersiaga agar kondisi tetap kondusif,” kata IPDA Petrus.

Kasus ini selanjutnya akan ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Manggarai Barat guna mengungkap motif secara menyeluruh dan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Editor : Yoseph Mario Antognoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut